Pasar tradisional pasar Bojo
Uncategorized

Belanja di Pasar Tradisional Pasar Bojo

Pandemi belum ada tanda pasti akan berakhir. Meskipun pemerintah telah berupaya mengeluarkan biaya yang cukup fantastis untuk penanganan pandemi. Dalam keadaan seperti ini, tidak menyurutkan langkah saya jalan-jalan, sekaligus belanja di pasar tradisional pasar Bojo, yang berlokasi di Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, sambil mematuhi protokol kesehatan.

Ironisnya, pasar tradisional saat ini mulai terpinggirkan dan kondisi sangat menghawatirkan, karena terdesak oleh arus modernisasi. Pasar yang selama ini kita kenal sebagai tempat transaksi barang dan jasa, antar penjual dan pembeli, jika kita cermati sebenarnya banyak memberikan makna dan pengetahuan realitas sosial, ekonomi, budaya, dan religi. Namun kita mengetahui bahwa perkembangan pengetahuan dan teknologi mengakibatkan perubahan cukup besar, seperti adanya pembelanjaan online, sehingga dapat menghilangkan nilai-nilai sosial dan estetika pasar tradisional.

Pasar Tradisional Pasar Bojo

Pasar tradisional pasar Bojo
Beginilah suasana di pasar Bojo

Pasar tradisional merupakan substansi perekonomian nasional dengan bentuk serta karakteristiknya masing-masing, baik ditinjau dari sisi perilaku, komuditi atau jasa/produk yang ditawarkan, maupun mekanisme pasar yang berlaku di tempat tersebut. Seperti halnya di pasar Bojo, yang mayoritas pedagang dan pembelinya adalah orang bugis. Dalam lingkungan pasar Bojo, saya dapat menyaksikan kehidupan sehari-hari masyarakat yang saling berinteraksi dengan sikap spontanitas dari wajah-wajah yang begitu polos dan lugu, dengan penampilan yang wajar, apa adanya.

Struktur lingkungan pasar tradisional pasar Bojo, menggambarkan varian pasar tertata dengan bagus dan rapi. Berbagai macam komuditi ditempatkan sesuai kelompoknya, sehingga memberikan kemudahan dalam proses belanja barang atau jasa di lingkungan pasar Bojo.

Komoditas apa saja yang tersedia di pasar Bojo

Pasar Bojo, ramai dikunjungi pembeli lantaran menawarkan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen. Misalnya, ada lapak penjual jajanan kue tradisional, sayur-sayuran, hasil laut dan berbagai komoditi lainnya. Saya melihat interaksi pedagang dan konsumen begitu intim di pasar ini, pedagang alot mempertahankan harga jual, sedangkan pembeli tak kalah sengit menawar harga. Aksi tawar menawar ini merupakan dinamika sosial yang harmonis di tengah-tengah keramaian pasar.

Namun, saya tak ketinggalan tawar menawar harga udang dan ikan. Di pasar ini cukup banyak kita temui ikan tawar dan udang karena laut dan empang cukup dekat di area pasar Bojo.

Apa saja yang harus diperbaiki Pasar Bojo

Menurut pengamatan saya, pemerintah harus memperluas atau melakukan renovasi pasar, agar tercipta keseimbangan harga. Lokasi yang luas dan strategis akan mempengaruhi lonjakan lapak yang dapat menciptakan stabilitas harga, sehingga pedagang tidak bisa melakukan monopoli harga barang.

Kesimpulan

Pasar tradisional merupakan ajang pertemuan antarmanusia nyaris tanpa rekayasa, perlindungan dan kelestarian pasar tradisional adalah suatu upaya yang harus dilakukan pemerintah, agar keberadaan pasar tradisional tidak terpinggirkan karena terdesak oleh arus modernisasi. Termasuk hal ini, pasar Bojo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *